
CILACAP, agengkiwi.com – Dengan membawa sebuah misi penting untuk kemajuan ekonomi kerakyatan, ratusan Kepala Desa (Kades) dan Lurah se-Kabupaten Cilacap secara resmi dilepas oleh Bupati Syamsul Auliya Rachman. Acara pelepasan yang berlangsung dalam suasana hangat di Rumah Makan Sari Rasa, Sampang, pada Minggu malam (20/7/2025), menandai awal perjalanan mereka menuju pusat perhelatan ekonomi nasional.
Rombongan para pemimpin desa dan kelurahan ini bertolak ke Desa Bentangan, Kabupaten Klaten, untuk menjadi saksi sejarah dalam acara monumental: Peluncuran 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKPMP) yang akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia pada Senin pagi.

Dalam arahannya, Bupati Syamsul Auliya Rachman, yang akrab disapa Mas Syamsul, memberikan apresiasi tinggi atas komitmen para kades dan lurah. Menurutnya, kehadiran mereka bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah kebanggaan karena dapat berpartisipasi dalam agenda berskala nasional yang digelar di tanah kelahiran, Provinsi Jawa Tengah.
“Pemerintah Pusat menaruh harapan besar bahwa keberlangsungan Koperasi Merah Putih di 284 desa dan kelurahan nantinya dapat memberikan dampak perekonomian yang baik bagi masyarakat,” ujar Mas Syamsul, menggarisbawahi urgensi dari program tersebut.
Meskipun Kabupaten Cilacap telah lebih dulu meluncurkan Koperasi Merah Putih secara mandiri pada 10 Juli lalu, Mas Syamsul menegaskan bahwa momentum nasional ini adalah tonggak sejarah yang harus didukung penuh. “Ini adalah tonggak awal bagi Indonesia, sehingga harus kita dukung dan sukseskan bersama,” ucapnya.
Lebih dari sekadar menghadiri, rombongan ini mengemban mandat strategis. Mas Syamsul membeberkan rencana tindak lanjut pasca-peluncuran. Ia akan membentuk tim pendampingan khusus dan menginstruksikan seluruh delegasi untuk menerapkan strategi “ATM” (Amati, Tiru, dan Modifikasi).
“Saya himbau agar seluruh pihak terkait dapat mengamati, meniru, serta memodifikasi dari kabupaten-kabupaten lain yang sukses, lalu disesuaikan dengan potensi dari masing-masing desa dan kelurahan di Kabupaten Cilacap,” jelasnya.
Ini adalah sebuah misi studi banding untuk memastikan program koperasi dapat berjalan efektif dan inovatif di Cilacap. Bupati menutup arahannya dengan seruan penuh semangat, mengajak seluruh pemimpin lokal untuk membuktikan kapasitas Cilacap dalam menggerakkan ekonomi.

“Mari kita tunjukkan bahwa Kabupaten Cilacap bisa sukses menggali potensi dan ekonomi kerakyatan bergerak semakin maju. Ingat, usaha Koperasi Merah Putih bukan untuk mematikan usaha yang lain, tetapi untuk saling bersinergi agar tumbuh semakin besar di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Dengan bekal mandat dan visi yang jelas, rombongan para pemimpin desa ini pun berangkat, membawa harapan baru untuk kebangkitan ekonomi dari jantung pedesaan Cilacap.
sumber: https://cilacapkab.go.id/