humaniora.id – Usia boleh bertambah, tapi semangat berkarya Ageng Kiwi justru makin menyala! Pedangdut senior yang juga dikenal sebagai aktor serba bisa ini genap berusia 55 tahun pada 5 Juli 2025 lalu.
Tak disangka, ulang tahun kali ini terasa sangat istimewa karena ia mendapatkan “kado” yang luar biasa: terlibat dalam dua film layar lebar sekaligus, dengan genre yang sangat berbeda — horor dan komedi!
Salah satu proyek yang membuat Ageng sumringah adalah perannya di film horor “Menjelang Maghrib 2”, garapan sutradara kondang Helfi Kardit. Film ini merupakan lanjutan dari film pertamanya yang sukses bikin penonton merinding di bioskop.
“Ini benar-benar kado ulang tahun paling indah tahun ini. Horornya beda, lebih ngeri dari film The Conjuring — menurut saya, loh!” ujar Ageng sambil tertawa saat humaniora.id ditemui usai syuting.

Dalam film ini, Ageng memerankan sosok Kepala Desa yang bijaksana dan sangat peduli terhadap warganya. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Ageng karena biasanya ia lebih sering berperan sebagai tokoh antagonis.
“Biasanya saya jahat, sekarang saya jadi orang baik. Jadi kepala desa yang arif. Ini pengalaman baru buat saya, dan saya sangat menikmati perannya,” tambahnya.
Ageng pun menggoda penonton untuk bersiap dengan kejutan yang ditawarkan film ini.
“Ada adegan seorang wanita yang dirantai… tapi nggak bisa saya ceritain semua sekarang, nanti nggak seru. Yang pasti, ini horor yang bikin deg-degan sampai bisa-bisa terkencing-kencing!” candanya.

Belum cukup bikin penonton tegang, Ageng juga siap bikin penonton tertawa lewat film komedi berjudul “Banyak Anak Banyak Rejeki”. Film produksi Black White Pictures ini disutradarai oleh Tyas Asko dan masih dalam proses syuting. Rencananya, film ini akan tayang di akhir tahun 2025.
“Alhamdulillah, di usia 55 ini saya masih diberi kepercayaan untuk terus berkarya. Film komedi ini seru banget, ceritanya dekat dengan kehidupan keluarga zaman sekarang. Banyak nilai-nilai dan hiburan yang bisa diambil,” tutur Ageng.
Ageng Kiwi berharap kedua filmnya — horor dan komedi — bisa diterima dan dinikmati oleh masyarakat luas.
“Saya minta doa dan dukungan dari seluruh penggemar Ageng Kiwi di seluruh Indonesia. Yuk, ramaikan bioskop! Dukung film lokal, dan jangan lupa nonton Menjelang Maghrib 2 dan Banyak Anak Banyak Rejeki!” tutupnya penuh semangat.

Dua genre, satu semangat! Di usia 55 tahun, Ageng Kiwi membuktikan bahwa usia bukan halangan untuk terus tampil dan menghibur. Siap-siap tertawa dan menjerit bareng Ageng di bioskop, ya!